BULOG Kamwil Jabar, Konsisten Serap Beras Petani 185 Ribu Ton Sepanjang Tahun 2024

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Juni 2024 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepanjang tahun 2024, penyerapan beras dari petani di Jabar oleh Perum Biog mencapai 185.ribu ton (foto : Haipurwakarta.com/Indra Jaya)

Sepanjang tahun 2024, penyerapan beras dari petani di Jabar oleh Perum Biog mencapai 185.ribu ton (foto : Haipurwakarta.com/Indra Jaya)

HAIPURWAKARTA.COM – Dalam rangka memenuhi stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat (Jabat) tetap konsisten dalam penyerapan beras dari petani.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Tak tanggung-tanggung, meski baru memasuki pertengahan tahun, penyerapan beras Perum Bulog dari petani Jabar sudah melampaui target pengadaan yang telah ditetapkan oleh kantor pusat selama setahun.

Pemimpin wilayah Perum Bulog  Jabar, M. Attar Rizal,  menyatakan,  bahwa sepanjang tahun 2024 ini, penyerapan beras dari petani di Jabar sudah mencapai 185.000 ton atau 112 persen dari target yang yang telah ditetapkan sebesar 164.000 ton beras.

Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring komitmen Perum Bulog dalam menjaga ketersediaan stok beras di wilayah Jawa Barat.

“Terhitung sampai dengan tanggal 04 Juni 2024, Perum Bulog Kanwil Jabar telah menyerap beras dari petani sebesar 185.000 ton lebih. Ini merupakan pencapaian yang sangat bagus demi memenuhi dan menjaga stok cadangan pangan beras, khususnya di wilayah Jawa Barat ini,” kata M. Attar Rizal, di Bandung, Selasa (4/6/2024).

Dari hasil penyerapan beras dalam negeri yang telah dilakukan Perum Bulog  Kanwil Jabar, lanjutnya, sebanyak 177.000 ton merupakan beras dengan kualitas medium, dan sebanyak 8.000 ton merupakan beras kualitas premium.

Lanjut,Attar menjelaskan, meski sudah melebihi target, Perum Bulog Kanwil Jabar masih akan terus melakukan penyerapan gabah dan beras hasil panen dari petani di Jabar. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan dan menjaga stok beras di wilayah Jawa Barat, agar tetap aman dan stabil.

“Melalui penyerapan beras petani yang terus berkelanjutan ini, harapannya harga gabah dan beras di tingkat petani juga tetap terjaga. Perlu diakui juga bahwa pada masa panen raya di tahun 2024 ini, harga gabah dan beras di tingkat petani memang tidak terlalu bergejolak,” jelasnya.

Perlu diketahui, dalam Keputusan Badan Pangan Nasional No 167 tahun 2024 tentang fleksibilitas harga Pembelian gabah dan beras.

Dalam angka penyelenggaraan cadangan beras, pemerintah menyebutkan harga pengadaan fleksibilitas harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani menjadi Rp 6.000 per kilogram, Gabah Kering Giling (GKG) di gudang Perum Bulog menjadi Rp 7.400 per kilogram, dan harga beras di gudang Perum Bulog menjadi Rp 11.000 per kilogram.

Dengan adanya fleksibiltas harga ini, Perum Bulog yakin bahwa dapat menyerap gabah dan beras lebih optimal.

“Dengan adanya fleksibilitas harga ini, tentu saja Bulog akan menjadi pengaman bagi para petani, agar harga dapat terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Terkait kondisi stok beras yang dikuasai oleh Perum Bulog, Kanwil Jabar, Attar mengungkapkan, hingga saat ini stok beras ada sebanyak 183.700 ton. Jumlah tersebut meliputi 159.000 ton stok operasional yang berada di gudang-gudang Perum Bulog dan 24.700 ton stok dalam perjalanan.

“Stok tersebut masih mencukupi hingga beberapa bulan ke depan, yang penggunaannya untuk kegiatan penyaluran beras SPHP di pasar tradisional maupun retail modern, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan penyaluran bahan pangan,”pungkasnya.

Berita Terkait

Mantan Bupati Kuningan Acep Purnama Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di RS Immanuel Bandung
Dengan Bantuan Bareskrim Polri, Kompolnas Optimimis Polda Jabar Bisa Ungkap Pembunuh Vina Cirebon
Cuaca di Bandung Raya dan Jawa Barat Terasa Panas dan Lebih Kering, BMKG Ungkap Alasannya
Tewaskan 11 Orang Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Begini Kronologi Bus Terguling di Ciater
Proyek Drainase Lingkungan di Desa Walahar Kecamatan Klari,  Diduga Tidak Jelas dan Syarat Penyelewengan
Gempa Guncang Kabupaten Bandung 2 Kali, 3 Rumah, 2 Mesjid, 2 Sekolah dan 1 Puskesmas Terdampak
Cek Wilayahnya di Sini, Penyaluran Bansos di Jawa Barat pada Tahun 2020 sampai 2023 Terbesar di 7 Kabupaten
Hari Ketiga Pasca Gempa Garut, Sebanyak 267 Rumah Warga Beberapa Wilayah Terdampak Bencana
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:41 WIB

Setelah 4 Hari Pencarian, Akhirnya Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Rizki Multazam Tenggelam Danau Jatiluhur

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:20 WIB

Tuntut Kelola Limbah, Ratusan Ormas Banaspati dan Grib Jaya Geruduk PT Jws Mitshuyoshi Purwakarta

Senin, 10 Juni 2024 - 15:01 WIB

Satpolairud Polres Purwakarta Menggelar Aksi Bersihkan Waduk Jatiluhur Saat Moment World Ocean Day 2024

Kamis, 6 Juni 2024 - 08:35 WIB

H.Budi Hermawan Calon Bupati Purwakarta, Sumbang Panitia Pembangunan Masjid Seratus Juta Rupiah

Kamis, 6 Juni 2024 - 08:00 WIB

Abang Ijo Hapidin, Dapatkan Rekomendasi dari Partai PAN Bakal Calon Bupati Purwakarta 2024-2029

Selasa, 4 Juni 2024 - 09:43 WIB

Sukseskan Pemilihan Kepala Daerah 2024, KPU Purwakarta Gelar Persiapan Mou Fakta Integritas PPS

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:11 WIB

Marak Aksi Kriminalitas Terhadap Waralaba di Kabupaten Karawang, Polres Beberkan Upaya Pencegahannya

Rabu, 29 Mei 2024 - 15:37 WIB

Jelang Pilkada 2024, Mantan Bupati Purwakarta Ambu Anne Sementara Unggul Versi Survey Poltracking Indonesia

Berita Terbaru