HAIPURWAKARTA.COM – Bencana banjir melanda Kota Bandung, Jawa Barat pada Kamis (11/1/2024).
Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan Sungai Cikapundung meluap hingga ke permukiman warga.
Merujuk laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Jumat (12/1/2024) pukul 00.46 WIB, lokasi terdampak berada di wilayah Kelurahan Braga Kecamatan Sumur Bandung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 600 jiwa dan 600 rumah terdampak dari peristiwa itu. Setidaknya 150 jiwa memilih mengungsi ke tempat lebih aman untuk sementara waktu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan unsur lainnya sejak semalam telah berada di lokasi.
Lihat konten video lainnya, di sini: Seribu Kiai Kampung Dukung Prabowo – Gibran Saat Gibran Rakabuming Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Sina
Untuk melakukan penanganan kedaruratan, kaji cepat, dan memberikan pelayanan di posko pengungsian.
Baca Juga:
Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan
NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%
BPBD turut memberikan 1.000 karung untuk dijadikan tanggul sementara dan juga memberikan 200 selimut untuk warga terdampak.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat.
Potensi hujan dapat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi di Kota Bandung dan Sebagian wilayah Jawa Barat pada hari ini (12/1/2024).
BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah maupun masyarakat khsususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana banjir.
Baca Juga:
IGEL Hadirkan Now & Next Workspace & Endpoint Security Summit di Melbourne, Australia
60 Seconds to Tokyo: Sensasi Japanese Street Food di Lebih dari 130 Archipelago Hotels di Indonesia
Seperti di sekitar daerah aliran sungai, agar melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
Antara lain dengan membersihkan secara rutin saluran air, drainase dan sungai dari sampah.
Agar tidak terjadi penyumbatan atau pendangkalan yang mengakibatkan debit air mudah meluap saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.***









