Sungai Cikapundung Meluap ke Pemukiman Akibatkan Sebanyak 600 Jiwa Terdampak Banjir Kota Bandung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana banjir melanda Kota Bandung, Jawa Barat pada Kamis (11/1/2024). Dikarenakan meluapnya Sungai Cikapundung akibat curah hujan yang tinggi. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Barat.)

Bencana banjir melanda Kota Bandung, Jawa Barat pada Kamis (11/1/2024). Dikarenakan meluapnya Sungai Cikapundung akibat curah hujan yang tinggi. (Dok. BPBD Provinsi Jawa Barat.)

HAIPURWAKARTA.COM – Bencana banjir melanda Kota Bandung, Jawa Barat pada Kamis (11/1/2024).

Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan Sungai Cikapundung meluap hingga ke permukiman warga.

Merujuk laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Jumat (12/1/2024) pukul 00.46 WIB, lokasi terdampak berada di wilayah Kelurahan Braga Kecamatan Sumur Bandung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 600 jiwa dan 600 rumah terdampak dari peristiwa itu. Setidaknya 150 jiwa memilih mengungsi ke tempat lebih aman untuk sementara waktu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan unsur lainnya sejak semalam telah berada di lokasi.

Lihat konten video lainnya, di sini: Seribu Kiai Kampung Dukung Prabowo – Gibran Saat Gibran Rakabuming Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Sina

Untuk melakukan penanganan kedaruratan, kaji cepat, dan memberikan pelayanan di posko pengungsian.

BPBD turut memberikan 1.000 karung untuk dijadikan tanggul sementara dan juga memberikan 200 selimut untuk warga terdampak.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat.

Potensi hujan dapat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi di Kota Bandung dan Sebagian wilayah Jawa Barat pada hari ini (12/1/2024).

BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah maupun masyarakat khsususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana banjir.

Seperti di sekitar daerah aliran sungai, agar melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Antara lain dengan membersihkan secara rutin saluran air, drainase dan sungai dari sampah.

Agar tidak terjadi penyumbatan atau pendangkalan yang mengakibatkan debit air mudah meluap saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.***

Berita Terkait

Dari Tasikmalaya ke Pasar Nasional, UMKM Bisa Promosi Gratis Bersama Hallo Tasik
Guncangan Gempa Bekasi M 4,9: Karawang Jadi Simbol Ketahanan Komunitas
Pertamina dan Tim Forensik Telusuri Ledakan Sumur Gas Subang, Warga Kini Aman
Komnas Perempuan Tegur Dedi Mulyadi soal Gurauan Seksis
Pesta Elite Berakhir Tragis, 3 Tewas di Resepsi Anak Dedi & Karyoto
Rp105 Miliar Harga Reputasi: Gugatan Ridwan Kamil pada Lisa Mariana
Kompolnas Award: Tim Juri Puji Layanan Polda Jabar Hadapi Kompleksitas
Basecamp Liar Diduga Dalangi Pendakian Ilegal di Gunung Gede Pangrango Saat Libur Panjang Nasional

Berita Terkait

Jumat, 26 September 2025 - 07:34 WIB

Dari Tasikmalaya ke Pasar Nasional, UMKM Bisa Promosi Gratis Bersama Hallo Tasik

Kamis, 21 Agustus 2025 - 08:21 WIB

Guncangan Gempa Bekasi M 4,9: Karawang Jadi Simbol Ketahanan Komunitas

Kamis, 7 Agustus 2025 - 06:26 WIB

Pertamina dan Tim Forensik Telusuri Ledakan Sumur Gas Subang, Warga Kini Aman

Senin, 28 Juli 2025 - 14:41 WIB

Komnas Perempuan Tegur Dedi Mulyadi soal Gurauan Seksis

Senin, 21 Juli 2025 - 07:48 WIB

Pesta Elite Berakhir Tragis, 3 Tewas di Resepsi Anak Dedi & Karyoto

Berita Terbaru